
Kastengel Lembut, Cara Masak Dari Legenda Kuliner Indonesia
Kastengel Salah Satu Kue Kering Klasik Sangat Akrab Di Masyarakat Indonesia, Terutama Saat Perayaan Lebaran, Natal, Maupun Hari Raya Lainnya. Dengan tekstur yang renyah di luar namun lembut di dalam, Kue ini menjadi jagoan di toples camilan rumah tangga dan ikonik di berbagai momen kebersamaan keluarga.
Walau terlihat sederhana, membuat Kastengel yang sempurna — tidak keras, tidak terlalu rapuh, tetapi tetap lumer di lidah bukan hal mudah. Untuk itu, resep yang tepat dengan teknik yang benar jadi kunci utama agar kastengel yang di hasilkan memiliki tekstur lembut dan rasa keju yang kuat.
Kastengel memiliki akar budaya yang dibawa oleh bangsa Belanda pada masa kolonial, kemudian bertransformasi dan diterima luas di Nusantara. Nama “kastengel” berasal dari bahasa Belanda kaasstengel, yang secara harfiah berarti “batang keju”. Seiring waktu, kue ini menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kuliner Indonesia, terutama sebagai hidangan perayaan.
Rahasia Kastengel Lembut yang Sukses
Menurut panduan dari ahli kue klasik Indonesia, kunci Kue ini yang lembut terletak pada komposisi bahan berkualitas dan teknik mengolah adonan. Hal yang sering menjadi kesalahan adalah penggunaan tepung terlalu banyak atau pengadukan yang berlebihan, sehingga kue menjadi keras setelah di panggang.
Resep Kastengel Lembut dan Gurih
Berikut resep khas untuk mendapatkan kastengel yang lembut, wangi, dan penuh rasa keju:
Bahan‑Bahan
- 300 gram mentega berkualitas
- 200 gram keju cheddar parut (pilih yang tua untuk aroma kuat)
- 2 butir kuning telur
- 400 gram tepung terigu protein sedang
- 45 gram tepung maizena
- 1 sdt garam
- ½ sdt merica bubuk (opsional, memberi sedikit rasa tajam)
Cara Membuat
- Kocok mentega dan kuning telur
Dalam mangkuk besar, kocok mentega bersama kuning telur hingga tercampur rata dan berwarna lebih pucat. Proses ini memberi tekstur yang lembut pada kastengel nantinya. - Masukkan keju parut
Tambahkan parutan keju sedikit demi sedikit sambil terus di aduk hingga menyatu. Keju inilah yang memberi rasa gurih khas pada Kue ini. - Ayak tepung dan maizena
Campur tepung terigu, tepung maizena, garam, dan merica bubuk. Ayak semua bahan kering ini untuk memastikan tekstur kastengel nantinya halus dan tidak bererak. - Gabungkan adonan basah dan kering
Masukkan campuran tepung sedikit demi sedikit ke dalam adonan mentega‑keju. Aduk perlahan hingga menjadi adonan yang bisa di bentuk. Hindari mengaduk terlalu lama agar kastengel tidak keras. - Bentuk adonan
Ambil sedikit adonan, bentuk menjadi batang‑batang kecil sesuai selera panjang dan ketebalan. Tata di loyang yang sudah di oles tipis mentega atau di lapisi kertas roti. - Panggang hingga matang
Panaskan oven pada suhu 160–170°C, lalu panggang kastengel selama 25–30 menit, atau hingga bagian bawahnya berubah warna kecokelatan.
Tips Agar Kastengel Tidak Keras
Agar Kue ini tetap lembut setelah dingin, beberapa tips praktis:
- Gunakan mentega berkualitas tinggi, bukan margarin — mentega memberi tekstur lebih halus dan rasa lebih gurih.
- Jangan terlalu lama mengaduk tepung setelah di tambahkan — cukup sampai adonan menyatu.
- Panggang secara merata dengan suhu stabil agar bagian luar matang tanpa membuat bagian dalam kering.
Kastengel: Lebih dari Sekadar Kue Kering
Kue ini bukan hanya kue kering biasa — ia melambangkan keluarga, tradisi, dan perayaan. Setiap gigitan membawa kenangan akan pertemuan keluarga di hari raya, obrolan santai, dan suasana hangat rumah. Dengan resep yang tepat, kue klasik ini tetap bisa dinikmati tidak hanya di hari perayaan, tetapi kapan pun sebagai teman ngopi dan teman berbagi cerita.