
Benjamin Šeško Masa Depan Gemilang Untuk Manchester United
Benjamin Šeško, Kelahiran 31 Mei 2003 Di Radeče, Slovenia, Merupakan Striker Muda Berbakat Dengan Postur Impresif Setinggi 1,95 Meter. Kariernya dimulai di akademi lokal Radeče sebelum bergabung dengan klub-klub muda seperti Rudar Trbovlje, Krško, hingga Domžale. Pada usia 16 tahun, ia pindah ke Red Bull Salzburg dan sempat di pinjamkan ke FC Liefering, mencetak 22 gol dalam 44 pertandingan di kasta kedua Liga Austria.
Debut tim utama Salzburg datang pada Januari 2021, dan bersama klub itu ia meraih tiga gelar Bundesliga Austria serta satu Piala Austria. Di usianya yang masih sangat muda, Šeško menjadi pencetak gol termuda untuk tim nasional Slovenia. Debut pada Juni 2021 saat berusia 18 tahun dan mencetak gol pertamanya saat lawan Malta beberapa bulan kemudian.
Pada 2023, Benjamin Šeško melangkah ke RB Leipzig. Selama dua musim bersama klub Jerman ini, ia mencetak 39 gol dalam 87 penampilan di semua kompetisi. Musim lalu, ia mencatatkan 21 gol dan 6 assist, menjadikannya pencetak gol terbanyak dari pemain di bawah usia 23 tahun di lima liga top Eropa.
Manchester United resmi mengontrak Šeško pada 9 Agustus 2025 dengan durasi kontrak hingga Juni 2030. Transfer ini di laporkan bernilai sekitar €76,5 juta plus €8,5 juta variabel, meski beberapa sumber menyebut angka hingga €85 juta. Šeško mengaku tertarik bergabung karena visi masa depan klub dan lingkungan yang membangkitkan semangatnya.
Sebagai striker modern yang menggabungkan kekuatan fisik dan kecepatan, Šeško sering di bandingkan dengan Erling Haaland, dengan keunggulan di duel udara dan kemampuan menyelesaikan peluang. Namun, analis mencatat bahwa kekuatan dalam umpan masih menjadi area yang perlu dikembangkan.
Kini, Benjamin Šeško menjadi bagian dari revolusi lini depan United bersama Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo. Sebagai upaya klub memulihkan performa setelah musim sebelumnya berakhir di posisi ke-15 Premier League, pencapaian terburuk dalam 51 tahun terakhir.
Gaya Bermain Benjamin Šeško
Berikut adalah penjelasan Gaya Bermain Benjamin Šeško seorang striker muda dengan kombinasi unik antara kekuatan fisik dan kemampuan teknis.
Gaya Bermain Benjamin Šeško
- Finisher yang Kuat dan Presisi
Šeško dikenal karena tendangan yang sangat kuat, bahkan tanpa persiapan lengan yang besar. Ia bisa mencetak gol dengan tembakan berkecepatan tinggi dari jarak jauh maupun dalam kotak penalti. Gol spektakulernya dari luar kotak yang mencapai kecepatan ~126 km/jam adalah contoh nyata kekuatan tembakannya.
- Ancaman Udara & Mobilitas
Dengan tinggi hampir 2 meter, ia menjadi ancaman udara utama. Gerakannya, seperti double movement, memudahkan dia untuk meninggalkan bek dan menerima bola di ruang kosong. Sekaligus, kecepatannya di atas rata-rata striker membuatnya efektif saat menerima bola di belakang garis pertahanan lawan.
- Dribbling & Teknik
Meski tubuhnya besar, Šeško memiliki teknik dribbling mumpuni, bahkan mencatat rerata 1,46 sukses take-on per 90 menit—terbaik di antara striker Bundesliga musim lalu. Tidak jarang ia melewati defender dalam ruang sempit sebelum melepaskan tembakan atau operan.
- Insting Penalti & Ketajaman di Kotak Penalti
Ia punya naluri tajam untuk mencetak gol: mampu menyesuaikan diri saat menerima bola tidak sempurna dengan touch yang cepat agar bisa melepaskan tembakan menunjukkan kecerdasan dan kelaparan mencetak gol.
- Peran dalam Transisi dan Gerak Tanpa Bola
Šeško aktif terlibat dalam counter-pressing segera setelah kehilangan bola, bekerja keras menekan ruang lawan di dekat area pertahanan sendiri. Selain itu, ia mulai turun lebih dalam untuk membantu transisi serangan, tidak hanya mengandalkan posisi di kotak penalti.
Kelemahan yang Perlu Diperhatikan
- Operasi Umpan / Hold-up Play: Beberapa pengamat menyebut bahwa Šeško belum terlalu kuat dalam memegang bola dan mendistribusikannya untuk tim, terutama dalam permainan fisik ala Premier League.
- Pengambilan Tembakan yang Terkadang Tidak Tepat Sasaran: Ia kerap melepaskan tembakan dari sudut atau posisi sulit—meskipun hasilnya sering tajam, konsistensi bisa jadi tantangan.
Pada musim 2023–24, Šeško Menunjukkan Perkembangan Pesat
Benjamin Šeško resmi bergabung dengan RB Leipzig pada 1 Juli 2023, setelah di rampungkan kesepakatan dari RB Salzburg dengan kontrak awal berdurasi hingga 2028. Dalam debutnya, ia langsung membawa trofi ke klub dengan meraih DFL Supercup 2023 usai menang atas Bayern Munich.
Pada Musim 2023–24, Šeško Menunjukkan Perkembangan Pesat. Ia mencetak 18 gol dalam 42 penampilan di semua kompetisi, termasuk Bundesliga, DFB-Pokal, dan Liga Champions. Dalam Bundesliga sendiri, torehan golnya mencapai 14 gol, di ikuti oleh tambahan 2 gol di DFB-Pokal dan 2 gol di Liga Champions. Pencapaian luar biasanya adalah mencetak gol dalam tujuh pertandingan Bundesliga secara beruntun, menjadikannya pemain termuda yang melakukannya, rekor sebelumnya di pegang oleh Timo Werner.
Keyakinan Leipzig terhadapnya terlihat dari kontrak perpanjangan yang di berikan, memperpanjang hingga tahun 2029, sebagai sinyal bahwa Šeško menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang klub.
Memasuki musim 2024–25, ia kembali tampil konsisten. Statistik mencatat 21 gol dan kontribusi 6 assist di berbagai kompetisi—termasuk Bundesliga, DFB-Pokal, dan Liga Champions. Di Bundesliga, kontribusinya tercatat sebagai 13 gol dan 5 assist dalam 33 pertandingan, menurut laporan Al Jazeera dan The Sun.
Secara keseluruhan, sepanjang kariernya di RB Leipzig, Šeško mencatatkan 87 penampilan dan 39 gol di semua kompetisi sebelum akhirnya bergabung dengan Manchester United pada musim panas 2025.
Benjamin Šeško membuktikan diri sebagai striker modern yang sangat produktif dan konsisten dalam dua musim penuh bersama RB Leipzig. Dari membantu merebut trofi hingga mencetak rekor-rekor impresif, performanya membuat dirinya menjadi salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa sebelum beralih ke Premier League.
Kedatangan Benjamin Šeško Di Old Trafford Langsung Menyemarakkan Suasana
Kedatangan Benjamin Šeško Di Old Trafford Langsung Menyemarakkan Suasana. Saat di perkenalkan dalam laga persahabatan melawan Fiorentina, pemain baru ini mendapat sambutan meriah dari para pendukung Setan Merah. Sorakan keras pecah ketika namanya di umumkan, menunjukkan optimisme tinggi akan kontribusinya di lini depan klub.
Fakta kecil yang mencuri perhatian adalah perubahan nomor punggung Diego Leon dari 30 ke 35 menimbulkan spekulasi bahwa Šeško akan mengenakan jersey nomor 30. Nomor yang sebelumnya ia gunakan sebagai penghormatan kepada Erling Haaland selama di Salzburg.
Beberapa analisis menunjukkan bahwa kehadiran Šeško menjadi bagian dari investasi besar United di lini serang. Klub menggelontorkan sekitar £200 juta untuk merekrut striker baru. Termasuk dia, Matheus Cunha, dan Bryan Mbeumo, sebagai upaya mengakhiri musim buruk sebelumnya. Hal ini menaikkan ekspektasi besar dari fans, sekaligus menambah tekanan pada manajer Ruben Amorim untuk segera meraih hasil positif.
Di media sosial, fans memperlihatkan reaksi pro dan kontra. Di satu sisi, ada yang menyambut dengan penuh antusias:
“Welcome Benjamin Sesko to Manchester United.”
Namun, tak sedikit pula yang skeptis, mempertanyakan keaslian video reaksi Šeško yang viral dan menganggapnya sebagai hasil AI editing.
Perdebatan juga terjadi soal masa depan Rasmus Højlund; banyak fans meragukan apakah dia akan tetap bertahan, karena banyak media menyebut posisi utamanya kini terancam dengan hadirnya Šeško.
Secara keseluruhan, reaksi fans mencerminkan optimisme tapi juga kewaspadaan. Banyak yang melihat Šeško sebagai amunisi baru yang di butuhkan United untuk kembali bersain di papan atas. Namun, harapan itu datang bersamaan dengan tanggung jawab besar dan tekanan langsung, terutama di tengah kebutuhan klub untuk bangkit cepat dan membuktikan ambisi mereka. Itulah tadi beberapa ulasan mengenai Benjamin Šeško.