Brian Uriarte

Brian Uriarte Didiskualifikasi, Veda Ega Naik Satu Peringkat

Brian Uriarte, Di Jatuhi Sanksi Diskualifikasi Akibat Pelanggaran Teknis Yang Di Temukan Oleh Steward FIM MotoGP. Veda Ega Pratama Pembalap muda berbakat Indonesia, mendapatkan keuntungan dalam klasemen sementara Moto3 2026.

Keputusan tersebut membuat hasil balapan Moto3 GP Catalunya mengalami revisi. Posisi Veda yang sebelumnya finis di urutan kedelapan naik menjadi posisi ketujuh. Selain memperoleh tambahan poin, perubahan hasil ini juga berdampak langsung pada klasemen sementara Moto3 musim 2026.

Brian Uriarte Diskualifikasi Karena Pelanggaran Teknis

FIM MotoGP menjatuhkan hukuman kepada Brian Uriarte setelah di temukan penggunaan oli yang tidak sesuai dengan regulasi teknis yang berlaku pada motor miliknya saat GP Catalunya berlangsung pada pertengahan Mei lalu.

Meski pelanggaran tersebut terjadi pada seri Catalunya, pengumuman resmi baru di sampaikan setelah berlangsungnya Moto3 GP Italia. Berdasarkan keputusan steward, seluruh hasil yang di peroleh Uriarte pada balapan tersebut di batalkan. Akibatnya, ia kehilangan hasil finis keempat yang sebelumnya memberinya tambahan 13 poin penting dalam perebutan klasemen.

Aturan Penggunaan Oli Sangat Ketat

Dalam kejuaraan dunia Moto3, seluruh tim wajib menggunakan spesifikasi oli yang telah di tentukan oleh penyelenggara. Regulasi ini di buat untuk menjaga kesetaraan performa antartim dan memastikan tidak ada keuntungan teknis yang di peroleh melalui penggunaan komponen atau cairan yang tidak sesuai aturan.

Karena pelanggaran tersebut di anggap melanggar regulasi teknis, sanksi diskualifikasi menjadi konsekuensi yang harus di terima oleh pembalap maupun tim.

Veda Ega Mendapat Tambahan Poin

Diskualifikasi Uriarte membuat seluruh pembalap yang finis di belakangnya naik satu posisi. Salah satu yang paling diuntungkan adalah Veda Ega Pratama.

Pembalap Honda Team Asia itu sebelumnya menyelesaikan balapan di posisi kedelapan. Setelah revisi hasil dilakukan, Veda naik ke posisi ketujuh dan memperoleh tambahan satu poin. Meskipun terlihat kecil, tambahan poin tersebut sangat berarti dalam persaingan ketat klasemen Moto3 musim ini.

Naik ke Posisi Empat Klasemen

Dampak yang lebih besar terlihat pada klasemen sementara kejuaraan dunia. Sebelum adanya revisi, Veda berada di posisi kelima klasemen.

Setelah poin Uriarte di kurangi dan hasil balapan di perbarui, Veda berhasil naik ke peringkat keempat dengan koleksi 67 poin. Sebaliknya, Uriarte turun cukup jauh hingga posisi kedelapan setelah kehilangan 13 poin dari GP Catalunya.

Persaingan Rookie Semakin Menarik

Selain bersaing di klasemen utama Moto3, Veda dan Brian Uriarte juga terlibat dalam perebutan gelar Rookie of The Year atau pendatang baru terbaik musim ini.

Sebelumnya, Uriarte sempat menggeser posisi Veda dalam klasemen rookie setelah tampil kuat pada beberapa seri terakhir. Namun akibat diskualifikasi tersebut, Veda kembali mengambil alih posisi teratas klasemen rookie.

Keuntungan Besar untuk Veda

Tambahan poin yang di peroleh membuat Veda unggul 13 poin atas Uriarte dalam klasemen rookie. Selisih tersebut cukup penting mengingat musim masih panjang dan setiap poin akan sangat menentukan pada akhir kejuaraan nanti.

Bagi pembalap muda asal Indonesia itu, posisi sebagai rookie terbaik menjadi target realistis sekaligus pencapaian besar pada musim debutnya di ajang Moto3.

Peluang Melanjutkan Tren Positif

Musim 2026 menjadi tahun yang cukup mengesankan bagi Veda Ega Pratama. Meski berstatus pendatang baru, ia mampu bersaing dengan banyak pembalap yang lebih berpengalaman.

Konsistensi dalam meraih poin menjadi salah satu kekuatan utama Veda sepanjang musim ini. Dengan naiknya posisi di klasemen, kepercayaan diri pembalap Indonesia tersebut di perkirakan akan semakin meningkat menjelang seri-seri berikutnya.

Fokus ke Seri Berikutnya

Moto3 selanjutnya akan memasuki putaran berikutnya di Hungaria. Balapan tersebut menjadi kesempatan bagi Veda untuk terus menambah poin dan memperkuat posisinya di papan atas klasemen sementara. Sementara itu, Uriarte masih memiliki kesempatan untuk mengajukan banding atas keputusan diskualifikasi yang dijatuhkan oleh FIM.